Apa itu System Restore? dan Apa Fungsinya?

Apa itu System Restore? dan Apa Fungsinya?
Apa itu System Restore? dan Apa Fungsinya?
Pada kesempatan ini saya akan membagikan materi tentang apa itu System Restore ! Mungkin diantara sobat semua ada yang belum mengetahui apa itu system restore jadi saya akan sedikit berbagi disini mengenai materi tersebut. Oke langsung saja sob untuk masuk ke materi !

Apa itu System Restore? dan Apa Fungsinya?
Pengertian System Restore
System Restore adalah suatu utility yang digunakan untuk mengembalikan suatu konfigurasi (rekonfigurasi) sistem komputer kedalam bentuk konfigurasi yang telah berlaku sebelumnya. Nah, system ini merupakan salah satu fitur (utility) dalam OS windows yang sangat berguna. Kemudian system restore ini juga merupakan salahsatu fitur pada windows untuk mengembalikan sistem ke titik tertentu sebelumnya. Seperti halnya melakukan “Undo” terhadap sistem komputer tanpa mempengaruhi file personal seperti email, dokumen, foto, dsb.

Lalu, apa fungsi system restore ini ?
Fungsi fitur System Restore ini (hampir mirip) dengan fungsi pada opsi "Menggunakan Last Known Good Configuration" yang ada didalam Advance Startup Option Windows 7 dan XP (F8) sob. Jadi, ini merupakan sebuah proses restorasi yang dilakukan oleh system restore yang membutuhkan waktu rekonfigurasi relatif singkat dengan ditambah restart sistem. Kemudian tidak ada software pihak-ketiga (third-party) yang mampu melakukan hal ini, terkecuali menggunakan software backup sistem dengan menggunakan file-backup yang sudah dibuat sebelumnya, yang biasanya memiliki file-size sangat besar, serta membutuhkan waktu restorasi yang cukup lama.

System restore bekerja dengan membuat dan menyimpan restore point di komputer dalam periode tertentu. Informasi yang disimpan disini adalah informasi registry dan juga berbagai setting lain yang digunakan oleh windows. Selain tersimpan secara otomatis, sobat juga bisa membuat Restore Point sendiri secara manual.

Tujuan Menggunakan System Restore
System restore membantu system apabila terjadi situasi dimana system gagal melakukan suatu fungsi tertentu, yang disebabkan adanya perubahan dalam registry windows. 

Penyebab yang paling umum adalah perubahan (penambahan) file-registry setelah instalasi suatu program aplikasi. Situasi seperti ini sering ditandai dengan kegagalan Windows melakukan perintah atau fitur tertentu, atau munculnya suatu Pesan_Error, Warning_box, atau terjadinya kondisi Freze (hang), bahkan Crash (bluescreen). Memang tidak untuk mudah mencari penyebab mengapa timbul sebuah problem. Dalam keadaan seperti ini, system restore kadang bisa menjadi solusi cepat dan paling mudah. Bahkan untuk user yang tidak mengenal seluk-beluk sistem sekalipun.

Apa sih perbedaan system restore dengan back up ?
Jadi begini sob, jika system restore yang “dibackup” adalah file-file sistem seperti registry dan pengaturan windows, tanpa menyertakan file personal. Sedangkan system image backup akan membackup semuanya, mulai dari file-file sistem hingga semua file personal yang kamu simpan.
system restore hanya mengubah sistem tanpa efek apapun pada data personal, sedangkan system imange backup mengubah semuanya baik sistem maupun data personal.

Nah, itulah kiranya materi yang bisa saya bagikan untuk saat ini, semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat semuanya. Sekian dulu sob dan Terimakasih~
Advertisement