Jenis-Jenis dan Siklus Hidup Virus pada Komputer

Jenis-Jenis dan Siklus Hidup Virus pada Komputer
Jenis-Jenis dan Siklus Hidup Virus pada Komputer
Nama atau istilah Virus pasti sering disebut-sebut oleh kalangan pengguna komputer atau smartphone. Memang terkadang virus tidak terlihat oleh pengguna tetapi hanya sistem komputer itu sendiri yang merasakan. Hehehe ... Kemudian Virus komputer juga diartikan sebagai suatu program komputer biasa. Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya,yaitu virus dibuat untuk menulari program-program lainnya, mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Jadi terkadang program ini memiliki fungsi pada sistem, tetapi tanpa kita sadari program ini menularkan infeksi yang dapat menggangu dalam mengoperasikan komputer, bahkan dapat merusak sistem komputer. Tetapi ada yang perlu dicatat disini, virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program yang telah terinfeksi tadi.

Jenis-Jenis dan Siklus Hidup Virus pada Komputer

JENIS – JENIS VIRUS 

Virus sendiri tidak hanya seorang diri saja, tetapi virus juga memiliki jeni-jenis yang berbeda, diantaranya seperti penjelasan dibawah :

1. Virus Makro 
Jenis virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar. Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik. Jadi contohnya seperti ini sob, jika pada komputer mac dijalankan aplikasi Word, maka virus makro yang dibuat dari bahasa makro Word dapat bekerja pada komputer bersistem operasi Mac ini.

Contoh virus: 
  1. Varian W97M, misal W97M.Panther : Ukuran 1234 bytes, akan menginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka. 
  1. WM.Twno.A;TW : Ukuran 41984 bytes, akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya berekstensi *.DOT dan *.DOC 

2. Virus Boot Sector 
Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar. Virus ini dalam menggandakan dirinya, akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program booting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan diload ke memori dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar (contoh : monitor, printer, dsb) dan dari memori ini juga virus akan menyebar ke seluruh drive yang ada dan yang terhubung ke komputer (contoh : floopy, drive lain selain drive c:). 

Contoh virus : 
  1. Varian virus wyx : Seperti wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy, kemudian memiliki ukuran :520 bytes; Karakteristik : memory resident dan terenkripsi. 
  2. Varian V-sign : Virus yang menginfeksi Master Boot Record, memiliki ukuran 520 bytes; Karakteristik : menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic).
  3. Stoned.june 4th/ bloody! :Virus yang menginfeksi Master Boot Record dan floopy, memiliki ukuran 520 bytes; Karakteristik : menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan pesan "Bloody!june4th 1989" setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali. 

3. Stealth Virus 
Virus ini akan menguasai tabel interrupt pada DOS yang sering di kenal dengan sebutan "Interrupt interceptor". Virus ini berkemampuan untuk mengendalikan instruksi-instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya baik secara penuh ataupun ukurannya. 

Contoh virus : 
  1. Yankee.XPEH.4928 : Yaitu virus yang menginfeksi file *.COM dan *.EXE, memiliki ukuran 4298 bytes; Karakteristik: menetap di memori, ukuran tersembunyi, memiliki pemicu.
  2. WXYC (yang termasuk kategori boot record pun karena masuk kategori stealth dimasukkan pula disini), Menginfeksi floopy an motherboot record, memiliki ukuran bytes; Karakteristik : menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi. 
  3. Vmem(s): Virus yang menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ; Ukuran 3275 bytes; Karakteristik :menetap di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi. 

4. Polymorphic Virus 
Virus ini Dirancang buat mengecoh program antivirus, artinya virus ini selalu berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain. 

Contoh virus: 
  1. Necropolis A/B, Menginfeksi file *.EXE dan *.COM; Ukuran 1963 bytes; Karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan dapat berubah ubah struktur 
  2. Nightfall, Menginfeksi file *.EXE; Ukuran 4554 bytes; Karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,memiliki pemicu, terenkripsidan dapat berubah-ubah struktur  

5. Virus File/Program 
Virus ini menginfeksi file-file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file *.EXE, maupun *.COM biasanya juga hasil infeksi dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.

6. Multi Partition Virus 
Virus ini merupakan gabungan dari virus boot sector dan virus file. Jadi virus ini memiliki pekerjaan ganda, yaitu dia dapat menginfeksi file-file *.EXE atau *.COM dan juga menginfeksi boot sector.

Jenis-Jenis dan Siklus Hidup Virus pada Komputer

SIKLUS HIDUP VIRUS 

Kemudian virus sendiri juga memiliki siklus hidup sob, dan secara umum siklus hidup virus melalui sampai 4 tahap, sebagai berikut :

1. Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur ) 
Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yang ditentukan, kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini.

2. Propagation phase ( Fase Penyebaran ) 
Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, RAM dsb). Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil “kloning” virus tersebut (tergantung cara virus tersebut menginfeksinya).  

3. Trigerring phase ( Fase Aktif ) 
Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa kondisi seperti pada Dormant Phase.

4. Execution phase ( Fase Eksekusi ) 
Pada fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dan sebagainya.

Jadi sob, sebagai pengguna komputer setidaknya kita harus mengetahui tentang apa itu virus agar kita sendiri dapat mewaspadainya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sekian dulu sob materi yang dapat saya bagikan kali ini, semoga bermanfaat. Terimakasih~
Advertisement